Iseng dan Kebodohan

Babo Erizeli Jely Bandaro

Tanggal 7 desember, pria bernama Martin dengan akun Facebook Martien Zeegeer di tangkap polisi atas dugaan dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Yang menarik penangkapan ini di lakukan atas dasar laporan dari polisi sendiri. Memang berdasar UU ITE yang telah di revisi, laporan dapat datang dari manapun.

Ada juga wanita ibu rumah tangga yang terkena pasal yang sama. Namun yang melaporkan bukan polisi tapi LSM. Walau dengan memohon agar pelapor memaafkannya namun proses hukum harus jalan. Padahal wanita itu punya bayi dan kalau sampai dia di penjara tentu bayinya akan ikut dia karena masih butuh ASI. Ada juga beberapa orang yang sudah kena jerat UU ITE khususnya paska evisi UU ITE. Semua menyesal dan tidak membayangkan mereka harus jadi pesakitan. Padahal itu hanya iseng.

Saya yakin tidak semua orang paham akan perbedaan UU ITE yang telah direvisi dengan yang belum. BY di jadi tersangka bukan karena dia meng-share video Ahok tapi karena dia memberikan catatan atas video ahok itu. Karenanya jangan mudah share konten orang lain dengan catatan yang menimlbukan kebencian yang berhubungan dengan SARA. Karena tidak semua orang paham apa yang ada share atau tidak semua orang mau baca atau tonton video yang anda share namun secuil catatan anda itu sudah cukup jadi mesiu untuk menjadikan anda pesakitan.

Ingatlah bahwa kalau anda tidak siap masuk bui, masih sangat sayang dengan keluarga maka sebaiknya jangan iseng buat posting yang menimbulkan kebencian berbau SARA di medsos. Dalam hidup ini satu satunya yang tidak menyenangkan adalah apabila kemerdekaan kita di rampas oleh hukum karena berstatus terpidana. Hidup di penjara itu sangat menderita dan lukanya tidak mudah hilang. Yang pasti dengan anda di penjara, karir anda hancur, mungkin juga kehidupan keluarga juga hancur, passion akan meredup.

Mari bijak dalam memanfaatkan sosmed. Gunakan sosmed hanya untuk saling berbagi informasi dan inspirasi. Karena bukan tidak mungkin perkenalan lewat fb bisa menuntun anda ke mata air ; yang sempit menjadi lapang, yang jomblo dapat jodoh, yang ngangur dapat kerjaan dan yang bisnis dapat mitra..banyak sekali manfaatnya untuk kebaikan.Tapi kalau konten kebencian SARA di tebar, anda hanya mendapat cibiran dan kebencian juga, dan bukan tidak mungkin dapat kamar di hotel prodeo.

Tidak ada manfaat positip bagi anda menebar kebencian SARA kecuali hanya onani pemikiran dan keimanan. Kalau anda anggap posting Fb itu hanya Iseng, ya itu boleh saja tapi jangan disertai kebodohan… Polisi engga butuh alasan anda soal itu dan, empat tahun penjara memang mengerikan bagi orang yang hanya iseng dan bodoh.

Pahamkan sayang..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s