Sheikh Azhar: Wahabi Cap Kafir Semua Muslim dan Ulama

Dr. Ahmad Karimah, Guru Besar Fiqih Perbandingan di Universitas al-Azhar mengatakan bahwa ideologi Wahabi telah merubah teks al-Quran dan mengecap semua Muslim dengan label kafir. Sebagaimana mereka juga mengecap kafir pada keyakinan al-Asy’ari dan al-Azhar serta mencaci Ziarah ke kubur Nabi dan merusak ajaran Ahlul Bait Nabi. (Baca: Habib Lutfi bin Yahya: Isu Syiah Dihembuskan Untuk Jauhkan Umat Islam Mencintai Keluarga Nabi)

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Mesir “Veto”, Sheikh Ahmad Karimah mengatakan, “Sekte Wahabi telah merubah teks al-Qur’an, setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW di tahun 700 Masehi, Ibnu Taimiyah menciptakan 3 bagian yang bukan berasal dari al-Quran dan Sunnah. Di sisi lain, Ibnu Qayyim menciptakan qasidah yang diberi nama Qasidah Nuniyah dan semua kandungan qasidah ini berisi perwujudan Allah seperti, Allah Azza Wa Jalla bersemayam di langit, duduk di singgasana dan lainnya. Sementara itu, Ibn Baz mengatakan, “Siapa yang meyakini Allah tidak memiliki tempat dan tidak memiliki waktu seperti kelompok al-Asy’ari maka ia sesat dan kafir”. Dan mereka juga mengkafirkan al-Azhar dengan alasan ini, dan hal ini sungguh membingungkan.

Sheikh Ahmad juga menambahkan bahwa faham Wahabisme telah mengobarkan api kebencian dan dendam terhadap al-Azhar serta para ulama terhadap konferensi yang bertajuk “Siapakah Ahlussunnah wal Jama’ah?” yang diadakan di Grozny ibukota Chechnya pada 25-27 Agustus 2016 lalu. (Baca: Sekte Wahabi Serang Grand Syaikh Azhar Pasca Konferensi Aswaja di Chechnya)

Meskipun begitu, al-Azhar tetap berdiri di hadapan mereka, namun setiap kritikan yang dikemukan al-Azhar terhadap faham Salafi Wahabi, dibalas dengan ancaman dan intimidasi. Sheikh al-Azhar mengetahui bahwa Wahabi telah mengkafirkan keyakinan al-Asy’ari, dan berkata, “Sesungguhnya kami tidak seharusnya menerima seseorang di Teluk Persia atau selainnya sebagai Islam, karena mereka mencaci ziarah ke kubur Nabi Muhammad SAW dan merusak ajaran Ahlul Bait Nabi” sebagaimana yang telah diungkap Dr. Mohammed Abdullah Kamel. (Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video)

Sheikh Ahmad juga mengatakan, “Setiap orang harus menyadari bahwa faham Salafi Wahabi tidak akan membiarkan seorangpun tanpa kritikan, dan tidak akan ada seorang muslimpun di muka bumi ini yang terbebas dari label kafir yang di keluarkan mereka, yang sebenarnya telah menjadi beban bagi Arab Saudi sendiri”. (Baca: Syeikh Al-Azhar Serukan Lawan Ideologi Wahabi)

Perlu diketahui, Sheikh Ahmad Karimah adalah Guru Besar fiqih perbandingan di univeristas al-Azhar, yang bulan lalu telah dihujani serangan dan kecaman dari Arab Saudi, dan aliansi Saudi di Yaman, serta penganut Salafi Wahabi yang juga menyerang dan mengecam konferensi di Grozny ibukota Chechnya, karena telah menyepakati bahwa Wahabi adalah sekte yang berada di luar Ahlussunnah wal Jama’ah. (Baca: Sekte Wahabi Serang Grand Syaikh Azhar Pasca Konferensi Aswaja di Chechnya)

Sheikh Ahmad juga menyebut Ibn Baz, Ibnu Utsaimin dengan julukan “Ulama terorisme” dan berkata, “Mereka mempunyai rencana untuk menjadikan Islam Salafi Wahabi Saudi sebagai alternatif di al-Azhar Mesir”. Dan berkata, “al-Howaini dalam rekamannya menyebutkan berulang-ulang mengenai ulama-ulama terorisme di dunia seperti Ibn Baz an Ibnu Utsaimin”. (SFA)

sumber: https://www.salafynews.com/sheikh-azhar-wahabi-cap-kafir-semua-muslim-dan-ulama.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s