KITA SERING LUPA

Seorang Teman menasihati diri saya dan dirinya bahwa :

KITA SERING LUPA

Dulu kita ini bodoh, lalu Allah memberi Ilmu kepada kita sehingga kita dapat SEDIKIT memahami

Dulu Kita Pemarah, lalu Allah memberi kita hidayah kesabaran sehingga kita SEDIKIT bersikap sabar

Dulu kita dzalim, lalu Allah memberi kebijakan dihati kita lalu kita SEDIKIT besikap Bijak

Dulu kita jahiliyah, lalu Allah menerangi hatii kita dengan Keimanan sehingga kita SEDIKIT beradab

Dulu kita Bakhil/Pelit, lalu Allah karuniakan kita sifat pemurah,,lalu kita SEDIKIT pemurah

Dan sebagainya.

Tiba tiba kita merasa bahwa kita adalah manusia paling PINTAR lalu menuduh orang2 lain paling Bodoh

Tiba tiba kita merasa bahwa kita adalah paling penyabar, lalu menuduh orang2 adalah paling beringas

Tiba tiba kita merasa  bahwa  kita adalah paling Bijak, lalu menuduh orang2 adalah paling Dzalim

Tiba tiba kita merasa bahwa kita adalah paling Berakhlak, lalu menuduh orang2 lain paling Jahiliyah

Tiba tiba kita merasa bahwa kita adalah paling pemurah, lalu menuduh orang2 paling bakhil/pelit

Dan sebagainya

Kartun WC 6

Padahal,  kita bisa memiliki SEDIKIT  Ilmu, SEDIKIT Kesabaran, SEDIKIT Kebijakan, SEDIKIT Akhlaq, SEDIKIT sikap pemurah dan sebagainya yg kita miliki tersebut, diturunkan Allah kepada kita melalui proses BERTAHAP dan dalam waktu yang bertahun tahun lamanya…. Tiba tiba kita memaksakan manusia untuk memiliki sifat2 tersebut dalam waktu yg singkat bahkan dengan cara pemaksaan… Bahkan sebagian dari kita melakukan aksi-aksi kekerasan menggunakan simbol dan jargon agama, yang menurutnya adalah jalan menegakkan kebenaran, padahal dulu, pemahaman yg masuk kepada kita melalui proses yang santun dan Bijaksana oleh Yang Maha Santun dan Maha Bijaksana…

Kita sering Lupa itu..Bahwa bagaimana cara kita memperoleh,,harusnya begitulah cara kita memberi…
Kita memperoleh dengan cara yang Arif ,maka harusnya dengan kearifan pula kita memberi… Sebab jika dikehendaki, Maka Allah akan membuat semua manusia menjadi beriman, Namun DIA hendak menguji, siapa yang terbaik amal perbuatannya diantara hamba2 Nya.

Memang Memberi  pemahaman kepada manusia itu adalah kewajiban,,namun mulailah dengan member Tauladan dalam sikap2 kita secara bijaksana. Sebelum kita melaksanakan kebijakan tersebut secara Bijak, maka jangan berharap orang akan menirunya dengan bijaksana pula…. “Air Pancuran jatuhnya ke pelimpahan juga”… Jika kebijakan yg kita lakukan/tunjukan itu melalui cara yg tidak Bijaksana,,maka orang pun akan menirunya dengan cara2 yang lebih tidak bijaksana lagi..Lalu bagaimana mungkin kita berharap bahwa ketidak-bijaksanaan itu akan menghasilkan buah yg bijaksana  ???..

wahabis terorist 8

(Foto teroris Sekte SALAFY WAHABI yang mati: mati SYANGIT…)

Kita merasa

Seolah kita mampu untuk membuat semua orang menjadi berilmu,

Seolah kita mampu untuk membuat semua orang menjadi penyabar,

Seolah kita mampu untuk membuat  semua orang menjadi bijaksana,

Seolah kiita mampu untuk  semua orang menjadi beriman,

Seolah kita mampu untuk membuat semua orang menjadi pemurah

Namun kita melakukan itu

Menyabarkan orang dengan cara yg tidak Dengan cara yang Tidak Sabar,

Menganjurkan orang berbuat Bijak dengan cara yang tidak Tidak Bijaksana,

Mengajak orang beriman dengan konsep yang tidak Imani,

Mengajarkan orang berilmu dengan tata cara yg tidak Ilmiah

Mengajak menjadi pemurah dengan sikap yang pemarah

Yah, kita memang sering Lupa Proses yg terjadi dalam diri kita..!

Teman saya menutup pembicaran kita dengan doa:

Semoga Allah memaafkan ketidak-bijaksanaan kita tersebut, dan menerangi hati kita dengan lebih bijaksana lagi dalam menjalankan misi kehidupan kita sebagai Khalifah Fil Ardhi dengan cara yang lebih Bijak lagi, agar tercapai kehidupan yang Rahmatan Lil alamin – … Saya pun Meng-Amini-nya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s